
Dalam industri pengemasan, percetakan, dan pemotongan cetakan, cetakan pengupasan adalah komponen penting dan penting dalam sistem pemotongan cetakan. "Keberadaan" atau tujuannya sangat penting untuk proses pemotongan yang efisien dan bersih.
Berikut rincian perannya dan mengapa hal ini sangat diperlukan:
Setelah mata pisau cetakan memotong bahan (seperti karton, busa, lembaran perekat, dll.), potongan potongan dan bahan limbah di sekitarnya (matriks atau kerangka) sering kali tetap terjepit erat pada mata pisau cetakan. Tugas utama pelat pengupas adalah memisahkan bahan limbah ini dari bilah cetakan saat cetakan diangkat, memastikan bagian yang baik dan terpotong ("produk") tetap berada di alas pengepres atau dikeluarkan dengan bersih.
(1) Mencegah Pengangkatan Material: Tanpa pelat pengupas, lembaran limbah akan menempel pada cetakan dan ikut terangkat, menyebabkan ketidaksejajaran, pemotongan ganda, dan penghentian produksi.
(2) Memastikan Pengupasan Bersih: Ini menerapkan gaya yang merata dan terkendali untuk mendorong material limbah keluar dari bilah, sehingga menghasilkan pemisahan yang bersih. Hal ini sangat penting terutama untuk desain yang rumit atau bahan yang lengket (seperti perekat atau busa).
(3) Melindungi Material: Menjaga material tetap rata selama gerakan pemotongan, mencegah kerutan atau pergeseran, sehingga memastikan pemotongan yang presisi.
Cetakan pengupasan adalah pelat kokoh (sering kali terbuat dari akrilik, kayu lapis, atau logam) yang dipasang di sekeliling bilah cetakan.
Ia bergerak secara mandiri.
Downstroke: Dadu turun. Stripper menyentuh material terlebih dahulu, menjepitnya hingga rata sebelum bilahnya memotong.
Upstroke: Saat die terangkat, mekanisme pegas atau ejektor mendorong stripper ke bawah relatif terhadap blok die. Gerakan ini mendorong bahan limbah keluar dari bilahnya, meninggalkannya.
Sampel:


Video Kerja:
(2) Pembengkokan Otomatis
Sampel:

Video Kerja:
Singkatnya, keberadaan pelat stripper bukanlah suatu pilihan; ini adalah bagian penting dari cetakan yang menjamin keandalan, presisi, dan kecepatan proses pemotongan cetakan dengan membersihkan bahan limbah secara mekanis setelah setiap pemotongan.