
Festival Perahu Naga memiliki sejarah lebih dari 2.000 tahun, dengan legenda paling terkenal terkait dengan Qu Yuan (屈原), seorang penyair patriotik dari periode Negara-Negara Berperang.
Kisah Qu Yuan: Seorang menteri yang setia, Qu Yuan menenggelamkan dirinya di Sungai Miluo untuk memprotes korupsi. Penduduk desa berlomba dengan perahu untuk menyelamatkannya dan melemparkan beras ke dalam air untuk mencegah ikan memakan tubuhnya—yang mengarah ke perlombaan perahu naga dan zongzi (pangsit ketan) yang ada saat ini.

Balap Perahu Naga (Sài Lóngzhōu)
Tim mendayung mengikuti tabuhan genderang di perahu panjang berwarna-warni yang berbentuk seperti naga. Perlombaan modern diadakan di seluruh dunia—pernahkah Anda ikut serta?

Makan zongzi
Manis atau gurih? Tiongkok Utara menyukai kacang merah/jujube zongzi, sedangkan Tiongkok Selatan menyukai daging babi, kuning telur asin, atau bahkan isian pedas!

Artemisia & Calamus yang Menggantung
Tanaman aromatik ini diikatkan pada pintu untuk mengusir serangga dan nasib buruk—sebuah "pembersih udara" kuno!

Fakta Menarik
Dalam bahasa Tionghoa, orang sering kali mengucapkan "Duānwǔ ānkāng" (Karakter Tionghoa: 端午安康 Bahasa Inggris: Healthy Duanwu) alih-alih "Bahagia", untuk menghormati tujuan awal hari itu yaitu pencegahan penyakit.